Pengertian, Pembagian, dan Contoh Ikhfa Haqiqi Lengkap

Hukum bacaan terakhir dari pembahasan bab Nun Sukun atau Tanwin adalah Ikhfa Haqiqi. Pembahasan Ikhfa Haqiqi merupakan pembahasan yang memerlukan ulasan lebih panjang daripada hukum-hukum nun sukun atau tanwin sebelumnya.

Apa pengertian dari hukum bacaan Ikhfa Haqiqi? Apa saja pembagian dari hukum bacaan Ikhfa Haqiqi? Dan apa saja contoh-contoh dari hukum bacaan Ikhfa Haqiqi? Berikut uraiannya 

Pengertian

Secara bahasa, Ikhfa Haqiqi tersusun dari dua kata yaitu Ikhfa (إخفاء) dan Haqiqi (حقيقي). Ikhfa artinya tertutup/menyamarkan, sedangkan Haqiqi artinya sebenarnya. Secara istilah Ilmu Tajwid, Ikhfa Haqiqi adalah menyamarkan bunyi nun sukun atau tanwin apabila bertemu salah satu huruf Ikhfa Haqiqi disertai dengung.



Ada berapa huruf Ikhfa Haqiqi? Jumlahnya ada 15 huruf, yang merupakan sisa huruf dari hukum sebelumnya (Idzhar Halqi, Idgham Bi Ghunnah, Idgham Bila Ghunnah, dan Iqab). Kelima belas huruf tersebut adalah sebagai berikut ini

ت ث ج  د ذ ز س ش  ص ض ط ظ  ف ق ك

Untuk lebih memudahkan menghafal atau mengingatnya, Ibn Jazari mengumpulkan ke-15 huruf Ikhfa Haqiqi ke dalam bait/syair berikut ini:

صِفْ ذَا ثَنَا كَمْ جَادَ شَخْصٌ قَدْ سَمَا # دُمْ طَيِّبًا زِدْ فِي تُقًى ضَعْ ظَالِمًا

Huruf-huruf Ikhfa Haqiqi terdapat pada huruf pertama setiap kata dalam syair di atas. Dan jumlah kata dalam syair di atas adalah 15 kata. Sesuai dengan jumlah huruf Ikhfa Haqiqi.

Maka apabila setelah nun sukun atau tanwin terdapat ke-15 huruf Ikhfa Haqiqi di atas, maka harus disamarkan atau dibaca Ikhfa. Dinamakan Ikhfa Haqiqi karena memastikan ikhfa di dalam nun sukun atau tanwin dan juga karena ulama Tajwid sepakat atas penamaannya.

Mengapa ketika nun sukun atau tanwin bertemu 15 huruf Ikhfa harus dibaca Ikhfa? Karena makhraj huruf Ikhfa Haqiqi tidak dekat dengan makhraj nun sebagaimana makhraj nya huruf Idgham Bi Ghunnah, dan juga tidak jauh dari makhraj nun sebagaimana makhraj nya huruf Idzhar Halqi.
Oleh karenanya, jarak makhraj huruf Ikhfa Haqiqi terletak di pertengahan dengan makhraj nun sehingga dipilih lah bacaan samar untuk memudahkan pengucapan.

Contoh-contoh

Contoh hukum bacaan Ikhfa Haqiqi bisa berada dalam 3 bentuk : nun sukun dalam satu kata, nun sukun dalam 2 kata, dan tanwin. Berikut ini masing-masing contoh Ikhfa Haqiqi dari setiap hurufnya.
Masing-masing huruf Ikhfa mendapat 3 contoh dengan 3 model berbeda. Urutan membaca dari kiri adalah hurufnya, contoh nun sukun dalam 1 kata, contoh nun sukun dalam 2 kata, dan contoh bentuk tanwin.

Sumber : Al-Mufid


Pembagian Ikhfa

Dilihat dari segi kekuatannya, hukum bacaan Ikhfa Haqiqi terbagi menjadi 3 tingkatan :

A’la Ikhfa : Tingkatan Ikhfa Haqiqi tertinggi yaitu ketika bertemu huruf (ت د ط). Karena dekatnya makhraj ketiga huruf tersebut dengan huruf nun, maka semakin kuat tingkatan ikhfa nya dan lebih dekat ke bacaan idgham.

Biasa juga disebut dengan Ikhfa Aqrab. Aqrab artinya lebih dekat. Maksudnya, posisi makhraj (tempat keluar) dari ketiga huruf nya dekat dengan makhraj nya huruf nun.

Adna Ikhfa :  Tingkatan Ikhfa Haqiqi terendah yaitu ketika bertemu huruf (ك dan ق). Karena jauhnya makhraj kedua huruf tersebut dengan huruf nun, maka semakin tendah tingkatan ikhfa nya dan lebih dekat ke bacaan idzhar.



Biasa juga disebut dengan Ikhfa Ab'ad. Ab'ad artinya lebih jauh. Maksudnya, posisi makhraj (tempat keluar) dari kedua huruf tersebut jauh dengan makhraj nya huruf nun.

Awsath Ikhfa : Tingkatan Ikhfa Haqiqi pertengahan yaitu ketika bertemu 10 huruf sisanya. Karena makhraj ke-10 huruf tersebut tidak dekat maupun jauh, maka pertengahan tingkat Ikhfa nya.

Biasa juga disebut dengan Ikhfa Awsath. Awsath artinya pertengahan. Maksudnya, posisi makhraj dari 10 huruf yang tersisa, itu tidak dekat dan tidak jauh dari posisi makhraj nya huruf nun.

Tambahan

Selain pembahasan mengenai tingkatan kekuatan ikhfa, perlu diperhatikan juga cara membaca samar nya nun sukun atau tanwin saat bertemu huruf ikhfa. Cara membaca samar nya nun ikhfa terdapat 2 yaitu tebal dan tipis.

Ketebalan dan ketipisan bunyi samar nya nun mengikuti huruf sesudahnya. Apabila huruf ikhfa nya merupakan huruf tebal maka samarnya nun atau tanwin dibaca tafkhim atau tebal. Misalnya nun sukun bertemu huruf tha’

Mengapa bisa terjadi beberapa pembagian dalam hukum bacaan Ikhfa? Sejatinya, konsep ikhfa adalah meleburkan atau menyamarkan bunyi nun sukun atau tanwin ke dalam huruf sesudahnya sehingga bunyi ikhfa nya mengikuti huruf sesudahnya. Insyaallah, pembahasan mengenai kesalahan-kesalahan dalam Ikhfa Haqiqi akan dibahas di artikel yang khusus. Semoga bermanfaat.

Sumber:
>Al-Mufid fi Ilm at-Tajwid
>Nihayat al-Qawl Al-Mufid

Subscribe untuk mendapat email artikel terbaru:

0 Response to "Pengertian, Pembagian, dan Contoh Ikhfa Haqiqi Lengkap"

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca artikel ini. Bila berkenan, Anda bisa tinggalkan komentar. Semoga komentar-komentar baik Anda diberi balasan oleh Allah...